Jumat, 11 Desember 2009

Meningkatkan Motivasi


"Belajar ketika orang lain tidur, bekerja ketika orang lain bermalasan, dan bermimpi ketika orang lain berharap ."
--William A. Ward




Motivasi belajar tidak akan terbentuk apabila orang tersebut tidak mempunyai keinginan, cita-cita, atau menyadari manfaat belajar bagi dirinya. Oleh karena itu, dibutuhkan pengkondisian tertentu, agar diri kita atau siapa pun juga yang menginginkan semangat untuk belajar dapat termotivasi. Motivasi juga susah untuk didapatkan jika tidak ada niat dari individu tersebut untuk meraih sesuatu. Nah, untuk itu saya ingin memberikan tips-tips meningkatkan motivasi belajar. Semoga bermanfaat untuk Anda! =)


Tips-tips meningkatkan motivasi belajar


Bergaullah dengan orang-orang yang senang belajar
Bergaul dengan orang-orang yang senang belajar dan berprestasi, akan membuat kita pun
gemar belajar. Selain itu, coba cari orang atau komunitas yang mempunyai kebiasaan baik
dalam belajar.

Kebiasaan dan semangat mereka akan menular kepada kita. Seperti halnya saya, saya yang
tadinya tidak peduli dengan penampilan (cuek), akhirnya dapat memperhatikan penampilan
saya karena saya sekarang bekerja sebagai SPG(Sales Promotion Girl) yang memang
pekerjaan ini mementingkan penampilan. Nah, saya yakin jika anak yang malas belajar jika
bergaul dengan anak yang rajin belajar maka akan kecipratan juga rajinnya.=)

• Belajar apapun
Pengertian belajar di sini dipahami secara luas, baik formal maupun nonformal. Kita bisa
belajar tentang berbagai keterampilan seperti merakit komputer, belajar menulis, membuat
film, berwirausaha, dan lain lain-lainnya untuk mendapatkan sesuatu.

Saya akan memberikan contoh melalui tips ini. Coba deh, kalian ingat tentang Thomas
Alva Edison. Ia terkenal dengan penemuan lampunya, tetapi pasti ia harus belajar
untuk membuat lampu dan mendapat banyak rintangan untuk menemukan lampu.
Tapi, berkat usahanya sekarang ia menjadi orang terkenal di dunia.
Who doesn't know Thomas Alva Edison?

• Belajar dari internet

Kita bisa memanfaatkan internet untuk bergabung dengan kumpulan orang-orang yang
senang belajar. Salah satu milis dapat menjadi ajang kita bertukar pendapat, pikiran, dan
memotivasi diri. Sebagai contoh, saya membuat blog ini jadi banyak mendapat pengetahuan
tentang motivasi dan yang pasti jadi tahu cara membuat blog. Thanks, Bu Sotya! =)

• Bergaullah dengan orang-orang yang optimis dan selalu berpikiran
positif

Di dunia ini, ada orang yang selalu terlihat optimis meski memiliki masalah. Kita akan
tertular semangat, gairah, dan rasa optimis jika sering bersosialisasi dengan orang-orang
atau berada dalam komunitas seperti itu, dan sebaliknya.

• Cari motivator
Kadangkala, seseorang butuh orang lain sebagai pemacu atau mentor dalam menjalani hidup.
Misalnya: teman, pacar, ataupun pasangan hidup. Anda pun bisa melakukan hal serupa
dengan mencari seseorang/komunitas yang dapat membantu mengarahakan atau memotivasi
Anda belajar dan meraih prestasi.

Kalau di atas saya sudah menjabarkan beberapa tips untuk meningkatkan motivasi belajar
oleh diri sendiri. Sekarang saya akan memberikan beberapa tips kepada guru untuk
meningkatkan motivasi belajar siswanya.


• Mcmbangkitkan semangat siswa
Dalam kegiatan pembelajaran, guru harus selalu peka terhadap perubahan kebutuhan
siswa. Oleh karena itu guru bisa menggunakan bcrbagai pcndckatan pembelajaran agar
siswa tidak menjadi bosan. Siswa dapat diajak bcrsama-sama memikirkan dan melakukan
proses pembelajaran yang telah direncanakan guru. Oleh karena itu penting pula bagi guru
untuk mengetahui keadaan awal para siswa.

Contohnya guru dapat memberikan praktikum pasa suatu pelajaran agar siswanya tidak
bosan dan semangat dalam mengikuti kegiatan belajar. Karena guru biasanya monoton
dalam memberikan materi dan mengakibatkan siswa mengantuk dan malas belajar.

• Memberikan harapan yang realistis

Guru tidak hanya harus menjelaskan harapan yang realistis yang dapat dicapai siswa
dengan keadaan perbedaan siswa-siswanya, tetapi juga harus dapat memodifikasi atau
merubah harapan-harapan yang tidak realistis yang dibebankan kepada siswa. Oleh
karena itu sebaiknya guru mempunyai data tentang kemajuan akademis siswanya sejak
awal sekolah. Kegagalan kegagalan di bidang apa saja yang sudah dialami siswanya,
sehingga guru dapat mengukur harapan yang realistis bagi siswanya. Jika siswa sudah
banyak mengalami kegagalan di masa lampaunya, sedapat mungkin guru harus bisa
memberikan keberhasilan pada siswa tersebut.

• Memberikan reward
Bila Siswa mencapai suatu prestasi , guru bisa memberikan insentif berupa penghargaan,
pujian, hadiah, atau kata-kata yg manis. Hal ini dapat memotivasi siswa untuk berusaha
mengulangi perbuatan yang positif tersebut.

• Memberi pengarahan
Guru juga semestinya harus mengatakan secara tegas kepada siswa apabila siswa berbuat
kekeliruan misalnya menunjukkan kekeliruan tersebut dan menunjukkan bagaimana
seharusnya siswa bertindak. Guru sebaiknya memberikan pengarahan kepada siswa yang
tidak mengerti dengan materi pelajaran.

referensi :http://riefqie-yupss.blogspot.com/2009/03/kebutuhan-anak-untuk-masuk-sekolah.html

Santrock, J. W. (2008). Children (10th ed.). New York: McGraw-Hill.


Gambar diambil :http://sangkudaapi.files.wordpress.com/2009/08/motivation1.jpg

0 komentar:

Posting Komentar